BERITAHULUBALANG.COM, KAMPAR — Sebanyak 77 pelajar SMKN 1 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, dilaporkan mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para pelajar tersebut dibawa ke Puskesmas Sukaramai untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan. Petugas medis kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi para siswa.
Kepala Puskesmas Sukaramai mengatakan, dari 77 pelajar yang mendapatkan penanganan, sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pelayanan dan penanganan medis.
“Sebagian sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis,” ujar Kepala Puskesmas Sukaramai.
Sementara itu, pelajar lainnya masih menjalani pemantauan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Pihak Puskesmas terus melakukan penanganan terhadap para siswa yang masih membutuhkan perawatan.
Hingga saat ini, dugaan keracunan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para pelajar. Belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut benar-benar disebabkan oleh makanan MBG yang dikonsumsi sebelum munculnya keluhan.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap makanan yang dikonsumsi para pelajar, sehingga penyebab kejadian dapat diketahui secara jelas.
Program MBG sendiri diharapkan tetap mendapat pengawasan ketat, terutama terhadap proses pengolahan, kebersihan, kualitas bahan makanan, penyimpanan hingga pendistribusiannya kepada para penerima manfaat.
Beritahulubalang.com akan terus memantau perkembangan kondisi para pelajar dan menunggu keterangan resmi dari pihak sekolah, Puskesmas Sukaramai maupun instansi terkait mengenai penyebab kejadian tersebut.












