MENGINTIP JEJAK PERJUANGAN BAPAK TANGGUH DI PEKANBARU*

beritahulubalang.com,  PEKANBARU – Di usia 67 tahun, BAPAK LIAN masih menunjukkan semangat hidup yang luar biasa. Di tengah teriknya Kota Pekanbaru, ia tak kenal lelah menyusuri jalan demi menyambung hidup.

dan supaya bisa membeli beras.

Laki laki tangguh ini menjalani hidup yang tidak mudah sejak kecil.

yang membuatnya istimewa? Ketangguhannya. Meski hidup dalam kesusahan, ia tidak pernah menyerah pada keadaan.

dia? Bapak Lian 67 tahun, seorang pemulung barang bekas yang hidup sebatang kara di Pekanbaru.

Dan tempat tingal nya menumpang numpang untuk istirahat kisah ini ditemui? Pada Jumat, 25 September 2026.

Di wilayah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. hidupnya begitu berat,Sejak lahir hidupnya sudah dalam kesusahan. Pada usia 7 tahun, kedua orang tuanya meninggal dunia. Sejak saat itu, ia harus bertahan hidup sendirian, sebatang kara tanpa keluarga yang mendampingi hingga usia 67 tahun saat ini.

ia bertahan hidup? Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Bapak LIAN bekerja sebagai pencari bebes atau barang bekas. Setiap hari ia berkeliling memungut botol plastik, kardus, dan besi bekas untuk dijual. Hasilnya memang tidak seberapa, namun dari situlah ia menggantungkan hidupnya.

“Kalau tidak mencari bebes, saya tidak bisa makan,” ujarnya lirih.

Kisah bapak LIAN menjadi potret nyata ketangguhan seorang BAPAK. Di tengah keterbatasan, ia mengajarkan arti kerja keras, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani takdir.

dia tidak pernah merasakan nikmat nya hidup bersekolah mendapat pendidikan

Kasih sayang ke dua orang tua nya

Bapak LIAN.

Sosoknya diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat sekitar agar masa tuanya bisa hidup lebih layak

.

@.(M.A.A) b.rya