Kapal Terbalik di Tengah Gelombang Tinggi, Tim SAR Masih Cari 129 Penumpang

beritahulubalang.com, BANJARMASIN — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang kapal yang mengalami kecelakaan di perairan Kalimantan Selatan masih terus dilakukan. Hingga pembaruan terakhir, sebanyak 129 orang masih dalam pencarian setelah kapal yang mengangkut 243 orang dilaporkan terbalik di tengah kondisi laut dengan gelombang tinggi.

Sebelum kejadian, nakhoda sempat menyampaikan informasi mengenai kondisi perairan dengan ketinggian gelombang yang diperkirakan mencapai sekitar tiga meter. Tidak lama setelah itu, kapal mengeluarkan panggilan darurat sebelum akhirnya diketahui berada dalam kondisi terbalik.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan penyebab pasti kecelakaan tersebut belum dapat dipastikan. Pemerintah masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh faktor yang menyebabkan kapal kehilangan kestabilan hingga terbalik.

Berdasarkan hasil pemantauan dari udara, kapal diketahui berada dalam posisi terbalik dan belum sepenuhnya tenggelam. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus tim SAR dalam menentukan langkah pencarian dan evakuasi.

PENCARIAN MELIBATKAN SAR GABUNGAN

Sebelum kecelakaan, posisi terakhir kapal dilaporkan berada sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin, dengan titik koordinat 4°31’51.82″S 114°2’6.88″E.

Proses pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur SAR. Sejumlah kapal TNI AL, kapal penyelamat, kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian serta dukungan helikopter dikerahkan untuk menyisir kawasan perairan.

Dalam proses evakuasi awal, sejumlah korban berhasil diselamatkan oleh beberapa kapal, di antaranya TB Mauhaw IX, TB TCP dan MV Haida.

Korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Sebagian diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sementara korban lainnya dibawa ke Pelabuhan Tuban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sejumlah ambulans juga telah disiapkan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin guna memberikan pertolongan kepada korban yang berhasil dievakuasi.

129 ORANG MASIH DALAM PENCARIAN

Hingga informasi terakhir diterima, sebanyak 129 orang masih belum ditemukan. Kondisi tersebut membuat operasi SAR terus dilakukan dengan mengedepankan kecepatan dan ketelitian dalam menyisir lokasi kejadian.

Keluarga penumpang juga mulai berkumpul di Banjarmasin untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai keberadaan anggota keluarga mereka. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan memperluas penyisiran di sekitar titik kapal ditemukan.

Pemerintah bersama seluruh unsur SAR berkomitmen melanjutkan operasi hingga seluruh korban yang masih dinyatakan hilang mendapatkan kepastian.

Selain pencarian dan evakuasi, penyelidikan juga akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kapal tersebut terbalik, termasuk faktor kondisi laut dan aspek keselamatan pelayaran.

Perkembangan jumlah korban, proses pencarian serta informasi resmi dari pihak berwenang masih terus dinantikan masyarakat.